Penulis Asli : Darmawan M S a.k.a Pinczakko
Web sumber(pada waktu itu) : www.hyem.org
Pertama di post (di blog gw yang lama) : 14 Agustus 2006
1. Hal-hal yang terjadi pada saat booting pada komputer x86.
Perlu anda perhatikan bahwa penjelasan pada bagian ini hanya berlaku untuk komputer x86, sedangkan untuk arsitektur lain, misalnya PowerPC atau ia64, prosesnya akan berbeda. Saat anda menekan tombol power untuk menyalakan komputer anda, banyak hal yang terjadi sebelum akhirnya anda masuk ke sistem operasi yang anda gunakan, misalnya Linux, Windows, FreeBSD atau BeOS. Perlu anda ketahui, chip CMOS dan chip BIOS adalah dua buah chip yang berbeda dan melakukan fungsi yang berbeda pula. Chip CMOS biasanya adalah chip NVRAM (Non Volatile RAM) yang dibackup dayanya menggunakan baterai, fungsinya adalah untuk _menyimpan setting BIOS_ , sedangkan chip BIOS biasanya adalah chip flash rom, fungsinya adalah untuk menyimpan rutin bios yang sebenarnya. Berikut ini adalah urutan kejadian saat booting :
- Setelah power supply dinyalakan, timer pada motherboard (biasanya timer ini terletak pada southbridge) akan mengirim sinyal reset ke processor, sehingga processor akan di-reset terus menerus. Setelah power supply mengecek seluruh tegangan keluarannya dan semuanya dalam keadaan baik, power supply kemudian mengirimkan sinyal “power good” ke timer pada motherboard, pada saat menerima sinyal ini, motherboard kemudian berhenti mengirimkan sinyal reset ke processor, dan processor mulai mengeksekusi instruksi yang pertama. Continue reading